Latihan Divisi Selam MAPALA UNTAN 2019


       Latihan Divisi Selam merupakan sebuah kegiatan kepencintalaman MAPALA UNTAN yang bergerak dalam bidang olahraga penyelaman dan konservasi terumbu karang. Kegiatan latihan divisi selam berlangsung di sekitar peraiaran Pulau Lemukutan. Pulau ini termasuk dalam kawasan Kalimantan Barat yang tepatnya berada di Kabupaten, Bengkayang Kecamatan, Sungai Raya Kepulauan. Pulau Lemukutan menjadi salah satu destinasi wisata bahari terbaik  di Kalimantan Barat. Pulau ini memiliki keindahan bawah laut tersembunyi selain memiliki hamparan karang yang luas, pulau ini juga memiliki biota laut yang beragam.
           Kegiatan latihan divisi selam dilakukan pada tanggal 2-4 Agustus 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk monitoring terumbu karang yang terletak di perairan Pulau Lemukutan tepatnya di Dusun Teluk Surau. Tim Penyelaman terdiri dari 6 orang yang teridiri dari 2 orang  anggota biasa, 3 orang anggota luar biasa dan 1 orang dari pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat Seksi 1 Ketapang.
         Pulau Lemukutan yang terletak di Kabupaten Bengkayang, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan  memiliki jarak yang cukup jauh dari kota Pontianak. Perjalanan dimulai dari Pontianak pada pukul 03.46 WIB menuju dermaga Teluk Suak melalui rute darat menggunakan Bus selama 4 jam. Untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Lemukutan hanya dapat dilakukan melalui transportasi air. Kapal-kapal penumpang  tersedia di dermaga Teluk Suak dan Samudra Indah biasanya beroperasi pada pukul 07.00 sampai pukul 13.00 WIB. Sembari menunggu kapal angkutan penumpang berangkat, Tim pun sarapan terlebih dahulu di warung sekitar dermaga. Pada pukul 12.02 WIB Tim menyebrang dari  dermaga Teluk Suak menuju Pulau Lemukutan. Sepanjang Perjalanan sebelum sampai di pulau, kami disungguhkan pemandangan gugusan pulau lain serta perairan yang jernih dan menarik untuk dinikmati. Akhirnya pada pukul 14.39 WIB tim tiba di Teluk Surau. Kemudian dari Teluk Surau menuju penginapan kami dijemput menggunakan motor air. Penginapan-penginapanyang terletak di Pulau Lemukutan terbilang sederhana dan nyaman, selain harganya yang terjangkau penginapan ini memiliki fasilitas mendukung kegiatan wisatawan.


Penginapan Villa Herva di Dusun Teluk Surau Pulau Lemukutan (Dok. MAPALA UNTAN)
         Kegiatan latihan divisi selam dimulai dengan melakuan snorkeling di area perairan Teluk Surau pada pukul 16.29 WIB. Selain berenang dipermukaan, pada dasarnya kegiatan snorkeling dilakukan untuk mengetahui keadaan sekitar perairan atau observasi lingkungan sebelum melakukan monitoring terumbu karang. Selama kegiatan snorkeling masing-masing anggota tim mencoba menyelam dikedalaman tertentu untuk menikmati pemandangan indahnya hamparan karang pada jarak yang lebih dekat. Pada pukul 17.48 WIB tim kembali ke penginapan untuk istirahat dan makan malam. Pada malam harinya tepat pada pukul 19.48 WIB kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang monitoring terumbu karang bersama staf BKSDA Uray Iskandar, diskusi tersebut bertujuan untuk memantapkan kesiapan tim sebelum melakukan monitoring terumbu karang. Selain belajar ilmu baru tentang teknik monitoring terumbu karang serta anggota tim juga diberi pengetahuan tentang berbagai jenis terumbu karang.
Diskusi Tentang Monitoring Terumbu Karang (Dok. MAPALA UNTAN)
       
         Keesokan harinya pada pukul 08.14 WIB tim bergerak menuju Teluk Surau untuk melakukan penyegaran materi selam dan latihan dilaut terbuka. Penyegaran materi selam dan latihan penyelaman dilaut terbuka bertujuan untuk penyegaran kembali bagi anggota tim tentang kemampuan dasar selam. Pada pukul 12.26 WIB rombongan tim kembali ke penginapan untuk beristirahat dan makan siang, sembari berstirahat beberapa anggota tim melakukan persiapan dengan mengisi scuba tank sebelum dilakukan monitoring terumbu karang pada sore harinya.
     Sore hari, pada pukul 03.25 WIB rombongan tim menuju Teluk Surau untuk melakukan monitoring terumbu karang. Monitoring terumbu karang di Teluk Surau menggunakan metode point transect, dengan metode ini tim dapat mengetahui tutupan dan sebaran terumbu karang di perairan Teluk Surau serta dapat mempermudah tim dalam membedakan antara karang hidup dan yang mati. Tidak lupa beberapa anggota tim mengambil dokumentasi yang nantinya akan mempermudah dalam pengolahan data monitor terumbu karang.
Salah Satu Karang Keras (Hard Coral Live) di Perairan Teluk Surau (Dok. MAPALA UNTAN)


            Pada pukul 16.04 WIB rombongan tim kembali ke penginapan untuk beristirahat dan makan malam. Selain itu waktu senggang pada malam hari dimanfaatkan tim untuk mengolah data monitor karang yang telah diperoleh. Setelah selesai mengolah data, tim bercana ria sembari menikmati suasana malam Pulau Lemukutan pada malam terakhir latihan divisi selam sebelum kepulangan ke Pontianak. Pada hari ketiga pada pukul 08.23 WIB rombongan berangkat menuju Teluk Surau. Selain untuk menikmati suasana pagi di Pulau Lemukutan selain itu tim memanfaatkan momen untuk melakukan fun dive.
Kegiatan Fun Dive dihari ketiga Latihan Divisi Selam (Dok. MAPAL UNTAN)

       Selama tiga hari rangkaian kegiatan latihan selam ini banyak hal dan ilmu baru yang diperoleh oleh tim. Selain meningkatnya keterampilan dasar menyelam anggota divisi selam MAPALA UNTAN kegiatan latihan divisi selam ini akan menjadi langkah kecil untuk mengenalkan olahraga penyelaman dan konservasi terumbu karang di Kalimantan Barat.





Aksi mahasiswa pencinta alam se-Kalbar sebagai langkah kecil menyelamatkan bumi

Pontianak-Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mahasiswa Pencinta Alam Tingkat Perguruan Tinggi se-Kalimantan Barat menggelar peringatan hari bumi sedunia yang setiap tahunnya diperingati tanggal 22 April.
Aksi Bersama yaitu berupa penanaman bibit bakau (Mangrove) atau dalam bahasa latinnya dinamai Rhizophora sp. di Pantai Tanjung Intan, Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya Sabtu, (19-20/04/19).
Penanaman 700 bibit mangrove ini diikuti 42 peserta dari 8 organisasi,yaitu Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Tanjungpura Pontianak, MAPALA ARKHA Universitas Panca Bakti Pontianak, GMPA Cagar Gaspasi IKIP PGRI Pontianak, MAPA Politeknik Negeri Pontianak, MAPALA Enggang Gading IAIN Pontianak, MAKESPALA Politeknik Kesehatan Pontianak, MAPALA Politeknik Negeri Sambas, MAPALA BMRB Politeknik Ketapang, serta pemerintah desa, warga dan Komunitas Pemuda Sungai Kupah juga ikut berpartisipasi.

Peringatan hari bumi ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan serentak oleh Mahasiswa Pencinta Alam Tingkat Perguruan Tinggi di Seluruh Indonesia yang diinisiasi oleh Pusat Koordinasi Nasional (PKN) yaitu Malapa UMI Makassar yang diteruskan kepada PKD masing-masing daerah sebagai mandat dari TWKM Nasional pada Oktober 2018 lalu yang dilaksanakan di Padang.
Rizul Hartami, anggota Mapala Untan sekaligus coordinator PKD Kalbar menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka menyelamatkan bumi dari ancaman global warming, juga sebagai langkah kecil pencegahan arus gelombang laut, abrasi pantai di Desa Sungai Kupah serta merupakan bentuk kontribusi mapala Kalbar kepada pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca dengan target nasional tahun 2030 sebesar 834 juta ton CO2e  atau sebesar 29%.
“Harapan saya kegiatan ini bukan hanya sebagai seremonial peringatan hari bumi, namun berlanjut setiap tahunnya, juga menunjukkan kontribusi dan eksistensi Mahasiswa Pencinta Alam di Kalimantan Barat, Selain itu juga merupakan bentuk dukungan kepada kami dalam pengembangan Objek Wisata Mangrove Sungai Kupah” tutur Bapak Sabari, Kepala Desa Sungai Kupah.



Pelantikan Badan Pengurus Mapala Untan 2018/2019

Badan Pengurus (BP) Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Tanjungpura Periode 2018/2019 secara resmi dilantik berdasarkan SK Rektor Nomor 3542/UN22/KM/2018 oleh Kasubbag Kemahasiswaan, Bapak Hafi atas nama Wakil Rektor III Universitas Tanjungpura tanggal 15 Maret 2019, Jumat sore.
Prosesi pengangkatan ikrar pelantikan
Prosesi pelantikan berjalan lancar dan hikmat, dihadiri oleh beberapa perwakilan UKM Untan dan Anggota Luar Biasa serta Pembina.
Pelantikan badan pengurus ini merupakan mandat anggota yang telah memilih Achmad Edi Saputra sebagai Ketua Umum berdasarkan Musyawarah Anggota yang dilaksanakan pada bulan November 2018 lalu.
Badan Pengurus akan bertugas menjalankan roda organisasi hingga bulan November 2019 yang kemudian melaporkan pertanggungjawaban pada Musyawarah Anggota.
Berikut ini susunan Badan Pengurus Mapala Untan Periode 2018/2019

Pembina :
  1. Jayusman, ME MPA-U. 0410263/TC
  2. Janiarto Paradise Pawa, S.Si., M.Si MPA-U. 0410262/TC

Ketua Umum : Achmad Edi Saputra MPA-U. 1710340/MM
Sekretaris Umum : Andriani MPA-U. 1820341/MA
Bendahara Umum : Mega Pratiwi MPA-U. 1820347/MA
Ketua Bidang : Parman MPA-U. 1510331/SN
Biro Diklat dan Pengembaraan :
  1. Rizul Hartami MPA-U. 1510335/SN
  2. Rantika Ayu Novalina MPA-U. 1820346/MA

Biro Litbang : Gunawan Robert Charles MPA-U. 1810342/MA
Biro Rumah Tangga : Meli MPA-U. 1810344/MA
Biro Humas dan Pubdok :
  1. Nurul An Najmia MPA-U. 1820345/MA
  2. Yonanes Ricky W.W Damanik MPA-U. 1810348/MA

Biro Lingkungan Hidup : Alfikri MPA-U. 1510322/SN
Biro Pengabdian Pada Masyarakat : Kelvin Pratama MPA-U. 1810343/MA



36 Tahun Konsisten Melestarikan Lingkungan

Dalam rangka memperingati HUT MAPALA UNTAN yang ke-36, yaitu yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober. Ini merupakan perjalanan panjang MAPALA UNTAN dalam menjalankan roda organisasi yang hingga saat ini masih tetap eksis dalam kegiatan alam terbuka dan aksi di bidang lingkungan hidup. 

Hari ulang tahun MAPALA UNTAN kali ini bertema “Konsistensi melestarikan lingkungan guna keberlangsungan hidup bersama”. Kegiatan yang dilakukan MAPALA UNTAN ini bertujuan agar kita dapat berperan secara konsisten dalam menjaga kelestarian lingkungan agar masih dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelum malam puncak yaitu edukasi pelestarian lingkungan di SDN 9 Sungai Kakap, penanaman pohon, jalan santai, dan donor darah. Malam puncak 27 Oktober 2018 turut mengundang internal MAPALA UNTAN yaitu ALB (Anggota Luar Biasa) dan AB (Anggota Biasa). 

Pelaksanaan acara berlangsung meriah karena kehadiran dari berbagai angkatan turut hadir memeriahkan semarak HUT-36 MAPALA UNTAN. Acara dimulai dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum MAPALA UNTAN, Ketua Panitia HUT 36, dan perwakilan dari beberapa ALB.

Registrasi HUT-36

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun sebagai bentuk bertambahnya usia MAPALA UNTAN yang ke-36. Beberapa AB dan ALB turut mempersembahkan lagu untuk mengisi acara HUT. Acara HUT belum selesai sampai disitu, acara selanjutnya yaitu pemotongan tumpeng dan diskusi internal mengenai apa yang akan dilakukan MAPALA UNTAN kedepannya. Pemotongan tumpeng pun tidak di lakukan digedung PKM UNTAN, tetapi kami melakukannnya di Sekretariat MAPALA UNTAN.

Mengisi acara dengan musik akustik

Keluarga Besar MAPALA UNTAN
Semoga diulang tahun yang ke-36 MAPALA UNTAN semakin berkembang dan apa yang diharapkan tercapai amin. Salam Lestari!