Berlatih Water Rescue bersama Basarnas

Mapala Untan hadir sebagai perserta dalam pelatihan water rescue yang diselenggarakan oleh BASARNAS di Pontianak.
BASARNAS Pontianak mengadakan Latihan Gabungan Water Rescue. Latihan tersebut merupakan program inisiasi untuk terus mengembangkan potensi penanggulangan bencana terutama di perairan, Kali ini latihan gabungan tersebut diadakan di Shelter (Pos SAR) pada 24 November 2019 yang diikuti oleh lebih dari 70 orang peserta dari berbagai organisasi, komunitas dan instansi.
Dalam kesempatan kali ini, Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Tanjungpura ikut serta dalam latihan gabungan tersebut dengan mengirim 2 orang Anggota  Mapala Untan yaitu Mega Pratiwi dan Risty.
Ketua Umum Mapala Untan Gunawan Carles mengatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan upaya pembekalan dan pendalaman wawasan anggota khususnya mengenai water rescue karena kita tahu bahwa Pontianak meruapak kota berbasis sungai, juga bentuk kesiapan dan kesiapgaan Mapala Untan dalam membantu dan berperan aktif untuk kedepannya jika terjadi bencana ataupun kejadian yang membutuhkan pertolongan.
Kegiatan yang dilaksanakan satu hari ini memuat materi-materi pertolongan pertama pada korban gawat darurat yang disertai praktiknya secara langsung maupun tidak langsung. Materi-materi tersebut diantaranya tentang Tupoksi SAR, Pertolongan Pertama Gawat Darurat yang meliputi metode evaluasi korban (ABC/CBA), RJP/CPR, pembidaian, dan lainnya, Defends, Release, serta Teknik Evakuasi di Air.
Jumlah peserta yang lebih dari 70 orang yang berasal dari 26 komunitas/lembaga, diharapkan mampu untuk berperan aktif untuk masyarakat dan dapat memberikan pertolongan ketika terjadi bencana ataupun kejadian mengancam jiwa manusia.




37 Tahun Berkarya

37 Tahun Berkarya_Mapala Untan, tahun ini adalah kali ke 37 merayakan ulang tahun, tepatnya 28 Oktober 2019, dengan semangat sumpah pemuda. Di usia organisasi yang sudah terbilang sudah dewasa ini rasanya tidak ada satu hal pun yang terlewat dari ingatan kami sejak tahun 1982 berkarya untuk bangsa. Selain untuk mengenang perjalanan yang telah dilalui, Mapala Untan juga melakukan introspeksi diri dan mengingatkan kembali asas dan tujuan berdirinya organisasi.
peringatan ke 37 tahun ini, kami mengangkat tema "jaga yg berjarak 1 meter sebelum ke 1000 mdpl" maksudnya adalah selalu menjaga persaudaraan kekeluargaan yang selalu hadir saat suka duka, menjaga lingkungan sekitar yang pada gilirannya memberikan dampak untuk seluruh alam.
kegiatan yang dilakukan diantaranya donor darah, yang pada pelaksanaannya didukung tim medis dari PMI Kota Pontianak, bahwa hadirnya mapala untan juga memberikan dampak bagi masyarakat sekitar.
kegiatan lainnya yaitu lomba desain poster bertemakan kampanye pengurangan penggunaan sampah plastik, 17 orang mahasiswa ikut berpartisipasi dalam lomba ini.
Malam Puncak, kegiatan wajib yang tidak boleh lewat dari momen hari jadi. adalah momen paling ditunggu-tunggu semua anggota karena merupakan momen temu kangen yang telah lama tidak bertemu. malam puncak diisi dengan diskusi lintas generasi dalam rangka mengurus tingkat perkembangan organisasi tercinta dan merumuskan rencana strategis yang akan direalisasikan.
selain itu, dengan sangat hikmat semua anggota yang hadir mendoakan para senior dan anggota yang telah mendahului kembali ke hadirat-Nya.
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memberikan dampak kelestarian alam, tetapi juga memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk sesama.
Terima kasih keluarga besar Mapala Untan. 
Terus Berkarya untuk bangsa.
(MPA-U. 1820341/MA)

Latihan Divisi Selam MAPALA UNTAN 2019


       Latihan Divisi Selam merupakan sebuah kegiatan kepencintalaman MAPALA UNTAN yang bergerak dalam bidang olahraga penyelaman dan konservasi terumbu karang. Kegiatan latihan divisi selam berlangsung di sekitar peraiaran Pulau Lemukutan. Pulau ini termasuk dalam kawasan Kalimantan Barat yang tepatnya berada di Kabupaten, Bengkayang Kecamatan, Sungai Raya Kepulauan. Pulau Lemukutan menjadi salah satu destinasi wisata bahari terbaik  di Kalimantan Barat. Pulau ini memiliki keindahan bawah laut tersembunyi selain memiliki hamparan karang yang luas, pulau ini juga memiliki biota laut yang beragam.
           Kegiatan latihan divisi selam dilakukan pada tanggal 2-4 Agustus 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk monitoring terumbu karang yang terletak di perairan Pulau Lemukutan tepatnya di Dusun Teluk Surau. Tim Penyelaman terdiri dari 6 orang yang teridiri dari 2 orang  anggota biasa, 3 orang anggota luar biasa dan 1 orang dari pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat Seksi 1 Ketapang.
         Pulau Lemukutan yang terletak di Kabupaten Bengkayang, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan  memiliki jarak yang cukup jauh dari kota Pontianak. Perjalanan dimulai dari Pontianak pada pukul 03.46 WIB menuju dermaga Teluk Suak melalui rute darat menggunakan Bus selama 4 jam. Untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Lemukutan hanya dapat dilakukan melalui transportasi air. Kapal-kapal penumpang  tersedia di dermaga Teluk Suak dan Samudra Indah biasanya beroperasi pada pukul 07.00 sampai pukul 13.00 WIB. Sembari menunggu kapal angkutan penumpang berangkat, Tim pun sarapan terlebih dahulu di warung sekitar dermaga. Pada pukul 12.02 WIB Tim menyebrang dari  dermaga Teluk Suak menuju Pulau Lemukutan. Sepanjang Perjalanan sebelum sampai di pulau, kami disungguhkan pemandangan gugusan pulau lain serta perairan yang jernih dan menarik untuk dinikmati. Akhirnya pada pukul 14.39 WIB tim tiba di Teluk Surau. Kemudian dari Teluk Surau menuju penginapan kami dijemput menggunakan motor air. Penginapan-penginapanyang terletak di Pulau Lemukutan terbilang sederhana dan nyaman, selain harganya yang terjangkau penginapan ini memiliki fasilitas mendukung kegiatan wisatawan.


Penginapan Villa Herva di Dusun Teluk Surau Pulau Lemukutan (Dok. MAPALA UNTAN)
         Kegiatan latihan divisi selam dimulai dengan melakuan snorkeling di area perairan Teluk Surau pada pukul 16.29 WIB. Selain berenang dipermukaan, pada dasarnya kegiatan snorkeling dilakukan untuk mengetahui keadaan sekitar perairan atau observasi lingkungan sebelum melakukan monitoring terumbu karang. Selama kegiatan snorkeling masing-masing anggota tim mencoba menyelam dikedalaman tertentu untuk menikmati pemandangan indahnya hamparan karang pada jarak yang lebih dekat. Pada pukul 17.48 WIB tim kembali ke penginapan untuk istirahat dan makan malam. Pada malam harinya tepat pada pukul 19.48 WIB kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang monitoring terumbu karang bersama staf BKSDA Uray Iskandar, diskusi tersebut bertujuan untuk memantapkan kesiapan tim sebelum melakukan monitoring terumbu karang. Selain belajar ilmu baru tentang teknik monitoring terumbu karang serta anggota tim juga diberi pengetahuan tentang berbagai jenis terumbu karang.
Diskusi Tentang Monitoring Terumbu Karang (Dok. MAPALA UNTAN)
       
         Keesokan harinya pada pukul 08.14 WIB tim bergerak menuju Teluk Surau untuk melakukan penyegaran materi selam dan latihan dilaut terbuka. Penyegaran materi selam dan latihan penyelaman dilaut terbuka bertujuan untuk penyegaran kembali bagi anggota tim tentang kemampuan dasar selam. Pada pukul 12.26 WIB rombongan tim kembali ke penginapan untuk beristirahat dan makan siang, sembari berstirahat beberapa anggota tim melakukan persiapan dengan mengisi scuba tank sebelum dilakukan monitoring terumbu karang pada sore harinya.
     Sore hari, pada pukul 03.25 WIB rombongan tim menuju Teluk Surau untuk melakukan monitoring terumbu karang. Monitoring terumbu karang di Teluk Surau menggunakan metode point transect, dengan metode ini tim dapat mengetahui tutupan dan sebaran terumbu karang di perairan Teluk Surau serta dapat mempermudah tim dalam membedakan antara karang hidup dan yang mati. Tidak lupa beberapa anggota tim mengambil dokumentasi yang nantinya akan mempermudah dalam pengolahan data monitor terumbu karang.
Salah Satu Karang Keras (Hard Coral Live) di Perairan Teluk Surau (Dok. MAPALA UNTAN)


            Pada pukul 16.04 WIB rombongan tim kembali ke penginapan untuk beristirahat dan makan malam. Selain itu waktu senggang pada malam hari dimanfaatkan tim untuk mengolah data monitor karang yang telah diperoleh. Setelah selesai mengolah data, tim bercana ria sembari menikmati suasana malam Pulau Lemukutan pada malam terakhir latihan divisi selam sebelum kepulangan ke Pontianak. Pada hari ketiga pada pukul 08.23 WIB rombongan berangkat menuju Teluk Surau. Selain untuk menikmati suasana pagi di Pulau Lemukutan selain itu tim memanfaatkan momen untuk melakukan fun dive.
Kegiatan Fun Dive dihari ketiga Latihan Divisi Selam (Dok. MAPAL UNTAN)

       Selama tiga hari rangkaian kegiatan latihan selam ini banyak hal dan ilmu baru yang diperoleh oleh tim. Selain meningkatnya keterampilan dasar menyelam anggota divisi selam MAPALA UNTAN kegiatan latihan divisi selam ini akan menjadi langkah kecil untuk mengenalkan olahraga penyelaman dan konservasi terumbu karang di Kalimantan Barat.





Aksi mahasiswa pencinta alam se-Kalbar sebagai langkah kecil menyelamatkan bumi

Pontianak-Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Mahasiswa Pencinta Alam Tingkat Perguruan Tinggi se-Kalimantan Barat menggelar peringatan hari bumi sedunia yang setiap tahunnya diperingati tanggal 22 April.
Aksi Bersama yaitu berupa penanaman bibit bakau (Mangrove) atau dalam bahasa latinnya dinamai Rhizophora sp. di Pantai Tanjung Intan, Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya Sabtu, (19-20/04/19).
Penanaman 700 bibit mangrove ini diikuti 42 peserta dari 8 organisasi,yaitu Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Tanjungpura Pontianak, MAPALA ARKHA Universitas Panca Bakti Pontianak, GMPA Cagar Gaspasi IKIP PGRI Pontianak, MAPA Politeknik Negeri Pontianak, MAPALA Enggang Gading IAIN Pontianak, MAKESPALA Politeknik Kesehatan Pontianak, MAPALA Politeknik Negeri Sambas, MAPALA BMRB Politeknik Ketapang, serta pemerintah desa, warga dan Komunitas Pemuda Sungai Kupah juga ikut berpartisipasi.

Peringatan hari bumi ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan serentak oleh Mahasiswa Pencinta Alam Tingkat Perguruan Tinggi di Seluruh Indonesia yang diinisiasi oleh Pusat Koordinasi Nasional (PKN) yaitu Malapa UMI Makassar yang diteruskan kepada PKD masing-masing daerah sebagai mandat dari TWKM Nasional pada Oktober 2018 lalu yang dilaksanakan di Padang.
Rizul Hartami, anggota Mapala Untan sekaligus coordinator PKD Kalbar menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka menyelamatkan bumi dari ancaman global warming, juga sebagai langkah kecil pencegahan arus gelombang laut, abrasi pantai di Desa Sungai Kupah serta merupakan bentuk kontribusi mapala Kalbar kepada pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca dengan target nasional tahun 2030 sebesar 834 juta ton CO2e  atau sebesar 29%.
“Harapan saya kegiatan ini bukan hanya sebagai seremonial peringatan hari bumi, namun berlanjut setiap tahunnya, juga menunjukkan kontribusi dan eksistensi Mahasiswa Pencinta Alam di Kalimantan Barat, Selain itu juga merupakan bentuk dukungan kepada kami dalam pengembangan Objek Wisata Mangrove Sungai Kupah” tutur Bapak Sabari, Kepala Desa Sungai Kupah.



Pelantikan Badan Pengurus Mapala Untan 2018/2019

Badan Pengurus (BP) Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Tanjungpura Periode 2018/2019 secara resmi dilantik berdasarkan SK Rektor Nomor 3542/UN22/KM/2018 oleh Kasubbag Kemahasiswaan, Bapak Hafi atas nama Wakil Rektor III Universitas Tanjungpura tanggal 15 Maret 2019, Jumat sore.
Prosesi pengangkatan ikrar pelantikan
Prosesi pelantikan berjalan lancar dan hikmat, dihadiri oleh beberapa perwakilan UKM Untan dan Anggota Luar Biasa serta Pembina.
Pelantikan badan pengurus ini merupakan mandat anggota yang telah memilih Achmad Edi Saputra sebagai Ketua Umum berdasarkan Musyawarah Anggota yang dilaksanakan pada bulan November 2018 lalu.
Badan Pengurus akan bertugas menjalankan roda organisasi hingga bulan November 2019 yang kemudian melaporkan pertanggungjawaban pada Musyawarah Anggota.
Berikut ini susunan Badan Pengurus Mapala Untan Periode 2018/2019

Pembina :
  1. Jayusman, ME MPA-U. 0410263/TC
  2. Janiarto Paradise Pawa, S.Si., M.Si MPA-U. 0410262/TC

Ketua Umum : Achmad Edi Saputra MPA-U. 1710340/MM
Sekretaris Umum : Andriani MPA-U. 1820341/MA
Bendahara Umum : Mega Pratiwi MPA-U. 1820347/MA
Ketua Bidang : Parman MPA-U. 1510331/SN
Biro Diklat dan Pengembaraan :
  1. Rizul Hartami MPA-U. 1510335/SN
  2. Rantika Ayu Novalina MPA-U. 1820346/MA

Biro Litbang : Gunawan Robert Charles MPA-U. 1810342/MA
Biro Rumah Tangga : Meli MPA-U. 1810344/MA
Biro Humas dan Pubdok :
  1. Nurul An Najmia MPA-U. 1820345/MA
  2. Yonanes Ricky W.W Damanik MPA-U. 1810348/MA

Biro Lingkungan Hidup : Alfikri MPA-U. 1510322/SN
Biro Pengabdian Pada Masyarakat : Kelvin Pratama MPA-U. 1810343/MA